evos holy zhiry pendekar 3martzy

Pemain EVOS Holy Zhiry Dilaporkan Polisi Akibat Taunting Pendekar Esports

Kabar mengejutkan datang dari komunitas Mobile Legends bahwa pemain EVOS Holy Zhiry dilaporkan polisi akibat taunting yang dia lakukan ketika melawan Pendekar Esports di Liga 1 Esports Nasional 2023.

Liga 1 Esports Nasional 2023 telah usai, di mana pada fase grup ONIC Miracle berhasil menjadi pemuncak klasemen, lalu di babak playoffs Pajajaran Esports berhasil keluar sebagai juara.

Walaupun turnamen ini sudah selesai, tampaknya tensi dari event ini masih belum hilang karena ada satu isu yang mencuat belakangan ini.

Isu ini menimpa salah satu pemain EVOS Holy bernama Zhiry, dia mempunyai role exp lane. EVOS Holy sendiri merupakan sebuah tim Holy Esports yang diakuisisi oleh EVOS untuk turnamen Liga Esports Nasional 2023.

Baca Juga: Pajajaran Esports Bogor Juara Liga Esports Nasional 2023

Pemain EVOS Holy Zhiry Dilaporkan Polisi

pemain evos holy zhiry dilaporkan polisi

Foto: konco.moba

Kabar dilaporkannya EVOS Holy Zhiry ke polisi berawal dari unggahan akun Instagram konco.moba, di mana mereka mengatakan telah mendapatkan informasi dari komunitas bahwa sang pemain diterbangkan ke Palembang untuk diperiksa Polisi akibat taunting-nya di Liga 1 Esports Nasional 2023.

EVOS Holy kala itu menghadapi Pendekar Esports saat pertandingan ketiga Liga 1 Esports Nasional 2023 di Kota Palembang. Game 1 dimenangkan oleh Pendekar Esports lalu EVOS Holy menyamakan kedudukan di game 2.

Zhiry mengatakan dirinya melakukan taunting karena mendapatkan ejekan dari pemain Pendekar Esports, sayangnya taunting Zhiry berbau rasis kepada exp lane Pendekar Esports yaitu 3Martzy.

Pemain asal Filpina itu sebenarnya tidak masalah atas tindakan taunting yang dilakukan oleh Zhiry, karena dia menganggap trash talk di scene esports sudah biasa bahkan ketika dia masih berkarir di League of Legends.

Baca Juga: Jadwal M5 Mobile Legends 2023 Hari Ini: Onic dan Geek Fam Main

Tapi sang pelatih Pendekar Esports menyayangkan perilaku Zhiry karena menganggap tauntingnya terlalu ofensif. PBESI pun sudah memberikan hukuman dengan skorsing 1 pertandingan kepada Zhiry, hal ini juga diakui oleh sang pemain.

Tuduhan kepada Zhiry adalah taunting dengan kontak fisik, akan tetapi dia sudah membantah hal tersebut, hal ini dia tuliskan di kolom komentar Instagram Halaman1.

evos zhiry

Foto: Halaman1

Sejauh ini Zhiry sudah hadir untuk pemeriksaan, akan tetapi belum ada informasi lebih lanjut bagaimana hasil pemeriksaan tersebut. Lalu baik dari Pendekar Esports dan EVOS Esports hingga artikel ini dipublikasikan belum ada statement official atas isu yang beredar ini.

Semoga saja kasus ini berakhir baik bagi Pendekar Esports, 3Martzy, dan juga Zhiry ya karena jika sampai mendapatkan hukuman jeruji besi, maka ini menjadi sejarah dalam esports Indonesia yang bisa dilihat mata dunia, akibat taunting bisa dipenjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *