Mixer

Mixer dan Kisah Kepergian Ninja Dari Twitch

Mixer merupakan platform untuk streaming online yang pasti sangat asing bagi Sobat Gaming. Karena bisa dibilang eksistensinya belum bisa menyamai Twitch sebagai media untuk streaming game yang sudah berjalan 8 tahun.

Kehadiannya memiliki hubungan dengan kisah kepergian Ninja dari Twitch.

Sebenarnya keberadaannya sudah ada sejak lama. Namun  sebelum nama Mixer muncul, platform streaming ini bernama Beam. Kemudian pada tahun 2016, Microsoft membeli Beam untuk bersaing dengan Twitch dan Youtube.

Mixer

Nama Beam resmi diganti oleh Microsoft menjadi Mixer.  Mereka terus melakukan pembaharuan mulai dari menambah fitur dan beberapa kebijakan untuk para streamer. Platform ini tersedia di website, dan aplikasi handphone serta menjadi bagian dari Windows 10 pada menu Xbox One.

Untuk konsep sama seperti Twitch. Streamer hanya perlu memainkan sebuah games kemudian direkam dalam bentuk video secara live. Mixer juga menawarkan sistem monetisasi seperti Twitch. Dikutip dari theverge.com, bila ingin mendaftar sebagai akun pro di Mixer, maka streamer harus membayar uang sekitar $7,99 lebih mahal dibandingkan Twitch yang hanya $4,99.

Selain itu terdapat Embers, dimana penggemar dapat membeli emotes digital yang nantinya bisa dikirimkan kepada streamer idola mereka. Streamer bisa mendapatkan penghasilan dari poin Sparks yang sudah terkumpul.

Sparks merupakan poin digital yang dihasilkan dari penggemar yang menonton streaming. Poin-poin tersebut kemudian ditransfer ke streamer dan bila sudah mencapai nominal yang ditentukan, mereka dapat mengubahnya menjadi uang nyata.

Selain itu, streamer juga bisa mendapatkan penghasilan dari iklan bergambar yang muncul di halaman streaming mereka.

Tapi tidak semua streamer bisa mendapatkan penghasilan begitu saja. Mereka harus mengikuti kebijakan yang Mixer berikan. Untuk mendapatkan penghasilan, para streamer harus memiliki usia akun setidaknya 2 bulan. Setelah itu memiliki pengikuti sebanyak 2.000. Kemudian melakukan streaming selama setidaknya 12 hari setiap bulan dengan waktu minimum streaming yaitu 25 jam untuk mendapatkan penghasilan.

Segala upaya dilakukan untuk dapat eksis di era digital khususnya dunia games. Salah satunya dengan menggaet bintang streamer Twitch yaitu Ninja yang bergabung bulan Agustus 2019. Berdasarkan video singkat yang diunggah di akun twitter milik Ninja, memberikan tanda bahwa Ninja resmi berpindah dari Twitch ke Mixer.

Baca juga : Setelah Ninja, Kini Shroud Memutuskan Untuk Pindah Ke Mixer

Strategi mereka menggaet Ninja merupakan langkah yang sangat baik. Karena hal tersebut membuat jumlah pengguna Mixer bertambah, dan tercatat hari ini Ninja sudah mendapatkan 2.546.727 pengikut aktif dalam waktu yang singkat.

Kehadiran Mixer menjadi alternatif bagi para streamer untuk melakukan streaming video mereka. Namun apakah platform bari ini bisa mengalahkan esksistensi yang masih sangat besar didominasi oleh Twitch? Mari kita tunggu strategi apa kedepannya yang akan dilakukan oleh mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *