pengertian microtransaction

Pengertian Microtransaction Berkaitan dengan Pay to Win

Tidak hanya rasa puas yang diinginkan developer setelah menciptakan sebuah game. Mereka juga berkeinginan mendapatkan keuntungan, dari jeri payah yang sudah dilakukan. Bagaimana tidak, karena memang hanya hal tersebut yang bisa tetap meneruskan para developer untuk bisa menciptakan sebuah game.

Namun bila dilihat dari sudut pandang player, tidak ingin pengalaman bermain game menjadi berkurang hanya karena sedikit rasa egois yang muncul dari para developer dan publisher. Di artikel kali ini kita akan membahas mengenai pengertian microtransaction dan hubungannya dengan Pay to Win

Dua konsep itulah yang bisa membuat developer dan publisher mendapatkan keuntungan. Namun dilain pihak mengurangi esensi dari game yang diciptakan.

Mari kita bahas

Mari kita sedikit memutar waktu kebelakang. Sebelum game multiplayer online tidak sepopuler sekarang, bermain game tipe single player merupakan sebuah kegiatan yang sangat menyenangkan. Tidak ada keegoisan untuk menjadi yang terbaik diantara player lain. Tujuannya hanya ingin menyelesaikan game-game yang dimainkan dengan cepat dan memberikan ending game yang lebih bermakna. Agar nantinya bisa menjadi bahan obrolan dengan teman atau player lain, yang juga memainkan game yang sama dengan kita.

Tapi kini beda cerita ketika tipe permainan multiplayer online hadir. Player harus menjadi yang terbaik diantara player lainnya. Kenapa? karena multiplayer ini sistemnya online, maka banyak player dari penjuru dunia yang memainkan game yang sama dengan Sobat gaming.

Di artikel pengertian microtransaction ini, fokus kita membahas informasi game yang lebih mengarah pada perangkat seluler atau handphone. Saat ini game online di handphone sangat banyak sekali peminatnya. Mulai dari game puzzle Candy Crush yang diciptakan oleh King, game strategi Clash of Clans yang dikembangkan oleh Supercell, game moba seperti mobile legends yang dikembangkan oleh Moonton, hingga game battle royale yang sangat populer saat ini seperti Free Fire dan PUBG Mobile.

Pengertian Microtransaction

Dibalik kepopuleran game online tersebut, terdapat konsep game yang sebenarnya mungkin player berharap konsep ini tidak ada. Bisa dibilang ini mungkin sedikit menjadi tidak adil bagi player lain. Tapi bila dilihat dari prespektif publisher dan developer, ini sangat baik karena bisa memberikan keuntungan kepada mereka.

Konsep tersebut yaitu microtransaction. Sebelum kita membahas pay to win, ada baiknya kalian harus mengenal terlebih dahulu model bisnis yang diciptakan oleh publisher yaitu microtransaction, dimana player dapat membeli barang virtual melalui pembayaran mikro. Barang virtual tersebut bisa berupa item khusus, equipment, skin, aksesoris atau unlock hero yang hanya bisa didapatkan bila kita membayar dengan sejumlah harga yang ditawarkan.

Biasanya model bisnis ini digunakan pada game free to play di handphone. Awalnya memang kita dapat mengunduhnya secara gratis. Namun pada beberapa game ada momen ketika memainkan game, kalian akan dibatasi waktu bermain. Entah itu menggunakan nyawa, stamina atau energi dan hal lain. Bila ingin tetap memainkannya, kalian harus membeli nyawa atau energi tersebut dengan uang yang kalian miliki melalui pembayaran mikro atau microtransaction.

Ada beberapa game juga yang mengiming-imingi player untuk mendapatkan item khusus atau skin atau unlock hero yang tidak bisa didapatkan player lain bila tidak membelinya. Hal ini bisa kalian lihat pada game moba seperti Mobile Legends atau AOV dan game battle royale seperti Free Fire atau Pubg Mobile.

Sebelumnya sudah dijelaskan, bila dilihat dari prespektif publisher, model bisnis ini sangat baik bagi mereka. Karena sebelum microtransaction populer, publisher yang merilis game single player atau game offline hanya memiliki 2 kesempatan untuk mendapatkan keuntungan.

Pertama pembelian saat pertama kali game tersebut rilis dan kedua mengeluarkan DLC (Downloadlable Content). Namun kekurangannya, dalam membuat game baru atau konten DLC tidak secepat ketika mereka mengeluarkan item khusus, skin, aksesoris atau hero baru. Maka microtransaction menjadi solusi bagi mereka untuk meraih keuntungan.

Pay to Win

Setelah mengetahui pengertian microtransaction, selanjutnya kita bahas mengenai pay to win. Secara harfiah istilah pay to win adalah sebuah istilah yang secara tidak langsung dibuat oleh publisher untuk memberikan keuntungan para player. Pay to win merupakan dampak yang muncul dari model bisnis microtransaction, yang mana player dapat membeli suatu item, equipment, skin atau aksesoris lainnya yang bisa menambah status karakter atau hero mereka menjadi lebih kuat dibandingkan player lain.

Untuk menarik minat player melakukan pembayaran mikro, maka pada barang virtual yang ditawarkan diberikan penambahan status yang berpengaruh terhadap karakter player. Contohnya bila kalian membeli sebuah skin, karakter yang kalian miliki akan menjadi lebih kuat. Karena skin tersebut memberikan tambahan damage, menjadi lebih cepat dan pertahanan menjadi lebih kuat.

Kalian temukan di beberapa game moba, battle royale dan paling sering di game RPG. Pada game RPG biasanya ada beberapa item yang sangat langka dan susah didapatkan. Jadi mau tidak mau kita harus melakukan microtransaction untuk mendapatkan item tersebut.

Hal ini lah yang disebut tidak adil bagi player lain yang tidak melakukan microtransaction. Mereka pada dasarnya berjuang sekuat tenaga untuk menyelesaikan misi dengan kemampuan mereka sendiri atau benar-benar bermain full grinding secara manual dengan mengorbankan banyak waktu.

Kabar buruknya, model bisnis ini kemungkinan akan terus dilakukan oleh para publisher. Karena mereka bisa mendapatkan keuntungan yang lebih cepat dan lebih banyak. Alasanya, karena bila model bisnis ini sukses dijalankan oleh satu publisher, maka publisher lain akan mengikutinya.

Kalo tidak percaya, kalian bisa lihat game-game dengan model bisnis microtransaction dan pay to win di beberapa platform game shop seperti google play store maupun iOS

Kalau sudah begini, bagaiamana nasib game single player atau game offline?

Apakah pihak developer dan publisher akan tetap mengedepankan keuntungan mereka dibandingakan kepuasan bermain para player?

Sobat gaming juga bisa simak penjelasan mengenai pengertian microtransaction dan kaitannya dengan pay to win pada video berikut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *